
DPD PKS KARIMUN
Listrik Belum Sepenuhnya Pulih, Bupati Karimun & Forkopimda Panggil PLN; PKS Harap Pasokan Segera Stabil
Pasca pemadaman total beberapa hari terakhir, sistem kelistrikan Karimun belum sepenuhnya normal. Bupati Karimun sekaligus Ketua MPW PKS Kepri, Ing H. Iskandarsyah, bersama Forkopimda memanggil jajaran PLN untuk meminta penjelasan dan mempercepat pemulihan. Menanggapi hal ini, Ketua DPD PKS Karimun, Suryadi, berharap sinergi semua pihak mempercepat solusi menyeluruh demi kenyamanan dan kelancaran aktivitas seluruh masyarakat Karimun.
BERITA UTAMA
Editor Oleh : KomDigi
7/25/20261 min read


Foto : Ketua DPD PKS Karimun, SURYADI.
KARIMUN, Sabtu, 25 Juli 2026 – Pasca terjadinya pemadaman listrik total beberapa hari terakhir, sistem kelistrikan di Kabupaten Karimun belum sepenuhnya kembali normal. Menyikapi hal itu, Bupati Karimun Ing H. Iskandarsyah—yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Kepulauan Riau—bersama unsur Forkopimda mengundang jajaran PT PLN (Persero) untuk meminta penjelasan dan memastikan langkah percepatan pemulihan.
Pertemuan digelar di rumah dinas Bupati, Jumat (24/7/2026), dihadiri perwakilan PLN ULP Tanjungbalai Karimun, PLN UP3 Tanjungpinang, serta Kapolres Karimun, Dandim 0317/TBK, dan Danlanal Tanjungbalai Karimun.
Dalam keterangannya, Iskandarsyah menegaskan kebutuhan mendesak agar pasokan listrik pulih secepatnya demi kelancaran aktivitas seluruh lapisan masyarakat. “Pemerintah daerah bersama Forkopimda terus memantau pascapadam total. Kami ingin persoalan ini segera selesai, agar masyarakat bisa beraktivitas normal kembali,” ujarnya. Ia menekankan, listrik adalah kebutuhan dasar yang sangat menunjang roda perekonomian maupun pelayanan publik di Karimun
Manajer UP3 PLN Tanjungpinang, Rully Agus Widanarto, membenarkan gangguan utama telah tertangani, namun dua unit mesin PLTD Bukit Carok sementara belum dapat dioperasikan sehingga terjadi defisit daya pada malam hari. Akibatnya, pemadaman bergilir di sejumlah wilayah masih harus diberlakukan demi menjaga kestabilan sistem. PLN juga menyatakan tengah mendata pelanggan yang berhak mendapatkan kompensasi sesuai regulasi Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2025, berupa pengurangan tagihan secara proporsional.
Ditambahkan Manajer PLN ULP Tanjungbalai Karimun, Ahmad Subhan, beroperasinya PLTU Unit 2 Tanjung Sebatak pada Jumat pagi menaikkan daya mampu dari 25 MW menjadi 32 MW. Meski demikian, beban puncak malam hari mencapai 35 MW sehingga masih terdapat kekurangan sekitar 3 MW sambil menunggu peremajaan mesin PLTD rampung awal Agustus mendatang.
Sumber : Batampos, 25 Juli 2026.
Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Karimun, Suryadi, menyampaikan keprihatinan atas gangguan yang dirasakan warga, serta menyampaikan sikap dan harapan partai:
“Kami sangat berharap sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan pihak PLN terus diperkuat guna mempercepat solusi menyeluruh, baik jangka pendek maupun jangka panjang, agar pasokan listrik di Karimun benar-benar andal dan stabil. PKS Karimun senantiasa mendukung segala upaya yang mengutamakan kenyamanan, kepentingan, dan kesejahteraan masyarakat Karimun.” *****
