DPD PKS KARIMUN

Inflasi Juli 2026 Terendah Se-Kepri, Bupati Iskandarsyah: Bukti Kerja Sama Seluruh Pihak Terjalin Baik

Kabupaten Karimun mencatat inflasi year on year terendah di Provinsi Kepri pada Juli 2026, berada di angka 2,95 persen—lebih rendah dibanding Batam, Tanjungpinang, dan rata-rata provinsi. Bupati Karimun sekaligus Ketua MPW PKS Kepri, Ing H. Iskandarsyah, menyebut capaian ini hasil kerja bersama dan komitmen menjaga daya beli masyarakat.

BERITA UTAMA

Editor Oleh : KomDigi

8/4/20262 min read

Karimun — Kabupaten Karimun menunjukkan kinerja yang patut disyukuri dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), laju inflasi tahun ke tahun (year on year / y-on-y) Kabupaten Karimun pada Juli 2026 tercatat sebesar 2,95 persen, menjadikannya sebagai daerah dengan inflasi terendah di Provinsi Kepulauan Riau.

Angka tersebut berada jauh di bawah inflasi Kota Batam yang mencapai 4,33 persen dan Kota Tanjungpinang sebesar 4,62 persen, sekaligus lebih rendah dibandingkan rata-rata inflasi Provinsi Kepulauan Riau yang tercatat 4,24 persen.

BPS juga mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) Kabupaten Karimun pada Juli 2026 berada di angka 109,55. Secara bulanan (month to month / m-to-m), Karimun bahkan mencatat deflasi sebesar 0,12 persen, sedangkan sepanjang tahun berjalan (year to date / y-to-d) inflasi tercatat terkendali pada angka 0,22 persen.

Capaian ini menjadi indikator penting bahwa upaya pengendalian harga dan pemenuhan pasokan kebutuhan pokok masyarakat di Karimun berjalan dengan baik, di tengah dinamika ekonomi dan tekanan harga komoditas yang masih dirasakan di wilayah lain.

Bupati Karimun yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Kepulauan Riau, Ing H. Iskandarsyah, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, pengendalian inflasi yang berhasil tidak berdiri sendiri, melainkan buah dari kerja sama yang utuh dan konsisten dari seluruh jajaran pemerintah daerah serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

“Alhamdulillah, Karimun cukup mampu mengendalikan inflasi pada bulan Juli 2026. Kita menjadi yang paling rendah dibandingkan Kota Batam, Tanjungpinang, maupun rata-rata Provinsi Kepri,” ujar Ing H. Iskandarsyah kepada Warta Rakyat, Senin (3/8/2026) sore.

Ia menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya jajaran yang tergabung dalam TPID Kabupaten Karimun yang telah bekerja menjaga ketersediaan pasokan dan menjaga stabilitas harga agar tetap terjangkau masyarakat.

“Terima kasih untuk OPD-OPD, terutama yang terkait dengan Tim TPID Kabupaten Karimun. Ini merupakan kerja bersama yang harus terus kita jaga dan tingkatkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ing H. Iskandarsyah menegaskan bahwa angka inflasi bukan sekadar urusan statistik, melainkan menyangkut langsung kesejahteraan dan daya beli masyarakat. Stabilitas harga kebutuhan pokok berarti masyarakat lebih mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus menjaga kelancaran roda perekonomian daerah.

Pemerintah daerah, ujarnya, tidak hanya siap merespons saat terjadi gejolak harga, tetapi juga terus membangun langkah-langkah antisipatif melalui penguatan koordinasi, pengawasan jalur distribusi, pemantauan ketersediaan pasokan, serta pengendalian komoditas-komoditas strategis.

“Menjaga inflasi tetap terkendali berarti menjaga daya beli masyarakat, memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau, sekaligus menciptakan iklim ekonomi yang lebih sehat bagi warga dan pelaku usaha di Kabupaten Karimun,” pungkas Ing H. Iskandarsyah.*****

Sumber : WartaRakyat.03 Agustus 2026

Kontak

Hubungi kami

Email

Telepon

karimunpks1@gmail.com

0851-2664-5321

© 2025. All rights reserved.